Bab 42
Internet Kabel Jemuran

Pagi itu, Sandy Cheeks sedang sibuk menjelaskan konsep Internet dan Email kepada Spongebob di depan rumah nanas. Patrick, yang sedang mengupil di dekatnya, mendengarkan dengan dahi berkerut seolah-olah sedang memproses data berat.

"Jadi kau bilang, Sandy," sela Patrick, "kau mengirim surat melalui kabel yang tidak terlihat dan surat itu sampai dalam sekejap?"

Sandy mengangguk bangga. "Benar, Patrick! Itu disebut data digital. Semuanya bergerak lewat kabel bawah laut dan sinyal udara."

Patrick tertawa meremehkan. "Hoho! Sandy, kau terlalu banyak menghirup udara daratan. Kabel yang tidak terlihat itu hanya imajinasimu. Jika kau ingin mengirim pesan dengan cepat, kau butuh sesuatu yang nyata, sesuatu yang bisa digantongi... kau butuh Internet Analog!"

Sore harinya, Bikini Bottom dikejutkan dengan pemandangan aneh. Patrick telah membentangkan tali jemuran panjang yang menghubungkan rumah batunya ke rumah Spongebob, lalu menyambungnya lagi ke rumah Squidward, bahkan sampai ke tiang bendera Krusty Krab.

"Patrick! Apa yang kau lakukan dengan tali jemuran ini? Jemuranku jadi penuh dengan kaus kaki berlubangmu!" teriak Squidward dari jendela.

Patrick memegang kaleng sarden kosong yang diikatkan ke ujung tali. "Diam, Squidward! Aku sedang mengunduh pesan dari Spongebob! Ini adalah Kabel Serat Karat buatanku."

Patrick kemudian mengambil selembar roti tawar yang sudah ditulisinya dengan krayon, menjepitnya ke tali jemuran dengan penjepit kayu, dan mendorongnya sekuat tenaga ke arah rumah Spongebob.

"Spongebob! Periksa kotak masukmu! Ada email baru!" teriak Patrick.

Spongebob berlari keluar dan menangkap roti tawar yang meluncur lambat di tali. "Wah! Isinya... 'Halo Spongebob, apakah kau punya keju?'. Ini luar biasa, Patrick! Pesannya bisa dimakan!"

"Tentu saja!" sahut Patrick bangga. "Itulah keunggulan Internetku. Jika kau tidak suka pesannya, kau bisa memakannya dan menghapus buktinya secara alami. Tidak ada peretas yang bisa mencuri rotimu!"

Sandy yang melihat itu hanya bisa menepuk dahi. "Patrick, itu bukan internet. Itu hanya mengirim barang lewat tali. Itu sangat lambat!"

"Lambat?!" Patrick tidak terima. Dia mengambil seekor ubur-ubur, menempelkannya ke penjepit jemuran, dan melepaskannya. Ubur-ubur itu menyengat tali dan meluncur dengan kecepatan tinggi karena panik. "Lihat itu! Itu yang kusebut dengan Kecepatan Sinyal 5G!."

Sayangnya, ubur-ubur itu meluncur terlalu cepat dan menabrak wajah Squidward yang baru saja keluar rumah. CESS!

"ADUHHH! PATRICK! Aku akan memutus koneksi internetmu sekarang juga!" teriak Squidward sambil mengambil gunting rumput.

"JANGAN!" teriak Patrick panik. "Jika kau memutus talinya, seluruh dunia akan kehilangan akses ke foto-foto pusarku!"

REK! Squidward memotong tali jemuran itu. Roti-roti pesan yang sedang loading di tengah tali jatuh berserakan di pasir dan langsung diserbu oleh nematoda.

Patrick jatuh berlutut, menatap kabelnya yang putus. "Spongebob... kita sedang mengalami gangguan teknis. Sepertinya seseorang telah mencuri router kita."

Spongebob menghibur Patrick. "Tidak apa-apa, Patrick. Mungkin kita hanya perlu mengganti penyedia layanan kita dari Tali Jemuran ke Rantai Kapal agar lebih kuat."

Patrick mengangguk setuju. "Ide bagus, Spongebob. Besok kita akan meluncurkan internet kabel baja. Tidak akan ada gunting yang bisa mematikan komunikasi kita lagi!"

Squidward masuk ke rumahnya dan membanting pintu, sementara Patrick mulai mencoba menyambungkan kembali tali jemurannya menggunakan permen karet bekas.

Teknologi tidak harus canggih, yang penting bisa dipegang. Jika emailmu tidak bisa diolesi selai kacang, maka itu bukanlah pesan yang layak untuk dibaca.