Bab 13
Surat Izin Berjalan
Siang itu, Spongebob sedang berjalan dengan riang menuju rumah Squidward untuk mengajaknya bermain. Namun, baru saja ia melangkah tiga kali di depan rumah batunya, sebuah peluit keras berbunyi.
PRRRRIIIIIITTTTT!
Patrick muncul dari balik batu karang dengan mengenakan topi petugas keamanan yang terbuat dari ember bekas dan rompi orange neon. "Berhenti di tempat, warga sipil! Tunjukkan surat-suratmu!"
Spongebob berhenti mendadak hingga hidungnya bergetar. "Surat apa, Patrick? Aku tidak sedang mengendarai perahu motor. Aku hanya... berjalan."
Patrick menyipitkan matanya, menatap kaki Spongebob dengan curiga. "Itulah masalahnya. Kau mengoperasikan dua buah anggota tubuh bagian bawah di jalan umum tanpa dokumen resmi. Kau tahu betapa berbahayanya berjalan tanpa kendali? Kau bisa menabrak ubur-ubur! Kau bisa terpeleset kulit pisang dan menyebabkan kemacetan trotoar!"
Squidward yang baru saja ingin keluar rumah untuk menyiram tanaman, langsung tertahan di pintu. "Patrick, apa lagi ini? Tidak ada yang namanya surat izin berjalan di seluruh samudera ini!"
"Tentu saja ada, Squidward!" seru Patrick sambil mengeluarkan selembar kertas tisu yang sudah ditulis dengan krayon. "Ini disebut SIB (Surat Izin Berjalan). Jika kau butuh SIM untuk mengendarai mesin, kau lebih butuh SIB untuk mengendarai dirimu sendiri! Tubuhmu adalah kendaraan daging, dan jalanan ini adalah sirkuitnya!"
Spongebob mulai panik. "Oh tidak! Aku tidak punya SIB! Apakah aku akan dipenjara, Petugas Patrick?"
"Tergantung," ujar Patrick sambil mengeluarkan buku catatan. "Coba kau berjalan lurus sepuluh langkah, lalu melompat dengan satu kaki sambil menyanyikan lagu kebangsaan Bikini Bottom. Itu adalah ujian prakteknya."
Spongebob mencoba melakukannya, tapi karena gugup, dia malah tersandung kakinya sendiri.
"GAGAL!" teriak Patrick. "Kaki kirimu tidak sinkron dengan kaki kananmu. Kau adalah ancaman bagi pejalan kaki lainnya! Kau dilarang bergerak sampai kau mendapatkan surat izin sementara!"
Logika Patrick mulai menular. Dalam waktu singkat, warga Bikini Bottom berhenti di tengah jalan. Mereka takut melangkah karena tidak punya dokumen resmi.
Tuan Krabs terjepit di depan pintu Krusty Krab karena dia menolak melangkah masuk sebelum Patrick memberinya diskon biaya pengurusan SIB.
Ikan-ikan pelanggan mematung di trotoar, menciptakan kemacetan manusia yang luar biasa.
Polisi asli Bikini Bottom datang, tapi mereka bingung karena Patrick berargumen bahwa polisi juga tidak punya SIB, sehingga polisi tersebut tidak boleh berjalan untuk menangkapnya.
"Lihat kekacauan ini!" raung Squidward. "Patrick, biarkan kami berjalan! Ini adalah hak asasi setiap makhluk hidup yang punya kaki!"
"Hak asasi?" Patrick tertawa dingin. "Hak asasi tidak akan melindungimu saat kau menabrak batu tanpa rem kaki yang bersertifikat, Squidward! Sekarang, tunjukkan SIB-mu atau kau akan aku gembok di tempat!"
"Gembok bagaimana?! Aku tidak punya roda!" teriak Squidward frustrasi.
Patrick kemudian mengeluarkan seutas tali jemuran dan mengikat kedua kaki Squidward menjadi satu. "Nah, sekarang kau sudah digembok. Kau aman dari kecelakaan jalan kaki."
Spongebob yang merasa bersalah akhirnya memutuskan untuk merangkak. "Kalau merangkak bagaimana, Patrick? Apakah butuh SIM (Surat Izin Merangkak)?"
Patrick berpikir sejenak, otaknya mengeluarkan suara mesin tua yang berkarat. "Hmm... merangkak itu menggunakan empat titik tumpu. Itu setara dengan mengendarai truk kontainer. Kau butuh izin khusus kelas berat, Spongebob!"
Di penghujung hari, seluruh kota berhenti bergerak. Bikini Bottom menjadi galeri patung raksasa karena semua orang takut melanggar hukum 'Birokrasi Kaki' Patrick. Tuan Krabs menangis karena pelanggan tidak bisa berjalan menuju meja kasir.
Hanya Patrick yang masih berkeliling, karena menurutnya, sebagai petugas, dia punya Surat Izin Berjalan Dinas yang dia tulis sendiri di telapak kakinya.
Squidward yang masih terikat talinya berteriak, "Patrick! Lalu bagaimana kalau kami ingin pulang?!"
"Mudah saja," jawab Patrick sambil melenggang pergi. "Gulingkan saja tubuh kalian. Aku belum membuat aturan tentang Surat Izin Berguling. Tapi ingat, jangan sampai menabrak lampu jalan!"
Spongebob pun mulai berguling menuju rumahnya dengan penuh semangat, sementara Squidward hanya bisa pasrah jatuh tersungkur di atas pasir.
Patrick berhasil membekukan seluruh mobilitas kota hanya karena dia menganggap kaki adalah kendaraan yang tidak terdaftar.