Bab 45
Instruktur Yoga Posisi Batu
Pagi itu, Patrick Star mengenakan celana renang yang ditarik sangat tinggi hingga ke ketiaknya. Ia duduk di atas selembar rumput laut yang lebar di depan rumahnya dengan posisi kaki bersila yang tidak sempurna (karena kakinya terlalu pendek). Di sampingnya ada papan pengumuman: STUDIO YOGA PATRICK - TEMUKAN KETENANGAN DALAM KEKAKUAN.
Spongebob datang dengan membawa matras dengan sangat antusias. "Patrick! Aku ingin mencapai pencerahan! Apakah kau bisa mengajariku cara menjadi lentur seperti ubur-ubur?"
Patrick membuka satu matanya, menatap Spongebob dengan pandangan bijak yang dipaksakan. "Lentur itu untuk mereka yang tidak punya pendirian, Spongebob. Di kelasku, kita tidak mengejar kelenturan. Kita mengejar Kekerasan. Kita akan melakukan gerakan Yoga Batu."
"Wah, kedengarannya sangat kokoh!" seru Spongebob.
"Gerakan pertama," kata Patrick sambil mengangkat satu jari, sebuah gerakan yang biasa dilakukan seorang guru saat memberikan petunjuk kepada muridnya. "Namanya adalah Posisi Batu Tertimbun. Caranya. Kau berbaring di pasir, lalu kau jangan bergerak sama sekali sampai kau lupa namamu sendiri."
Spongebob segera berbaring. "Lalu setelah apa lagi, Patrick?"
"Ssttt! Batu tidak bicara!" tegur Patrick. "Batu hanya ada, diam, tidak bergerak. Rasakan beban dunia di atas perutmu, dan biarkan serangga laut kecil berjalan di atas wajahmu tanpa kau merasa gatal. Itulah pencerahan."
Sepuluh menit berlalu dalam keheningan yang canggung. Tiba-tiba, Squidward lewat dengan wajah tegang seperti biasa. Melihat Patrick dan Spongebob terkapar diam di pinggir jalan, dia berhenti.
"Kalian sedang apa? Pingsan karena kepanasan? Atau lemas karena pasokan gelembug sabun seumur hidup tidak kunjung datang?" tanya Squidward sinis.
Patrick tidak bergerak, tapi suaranya keluar dari sudut mulutnya yang tertutup. "Kami sedang... beryoga, Squidward. Kami sedang mencapai tingkat kesadaran Sedimen."
Squidward tertawa mengejek. "Itu bukan yoga, dasar otak karang! Itu hanya tidur di siang hari dengan gaya yang aneh. Yoga itu tentang pernapasan dan keseimbangan!"
Patrick langsung berdiri (dengan sedikit goyah). "Oh ya? Coba lihat keseimbangan ini!" Patrick mengangkat satu kakinya, lalu perlahan-lahan ia mulai miring ke samping... miring lagi... dan akhirnya jatuh menimpa Gary yang sedang lewat. GUBRAK!
"Itu disebut Posisi Longsor," ucap Patrick dari atas tanah, seolah-olah itu memang direncanakan. "Sangat efektif untuk melepaskan stres secara mendadak ke permukaan lantai."
Spongebob bangun dan bertepuk tangan. "Luar biasa, Patrick! Aku merasa jauh lebih berat sekarang!"
"Itulah tujuannya, Spongebob," kata Patrick sambil mencoba berdiri kembali dari atas Gary yang terlihat gepeng. "Dunia ini terlalu cepat bergerak. Jika kita menjadi sekeras batu, dunia tidak akan bisa menyeret kita ke mana-mana. Kita akan tetap di sini, sementara waktu berlalu meninggalkan kita yang masih belum mandi."
Squidward menghela napas panjang. "Aku akan pergi mencari kelas yoga yang tidak melibatkan risiko tertimpa bintang laut obesitas."
Saat Squidward pergi, Patrick kembali ke posisi duduknya. "Spongebob, gerakan terakhir. Posisi Hibernasi Total. Gerakan ini dilakukan dengan cara menutup mata dan tidak bangun sampai jam makan malam tiba."
Dalam hitungan detik, suara dengkuran Patrick mulai terdengar. Spongebob pun ikut memejamkan mata. "Ah... aku bisa merasakan kedamaian... dan bau ketiak Patrick..."
Kesehatan mental itu sederhana. Jika kau merasa lelah dengan hidup, jadilah batu. Batu tidak punya cicilan, tidak punya jadwal kerja, dan tidak pernah merasa bersalah karena menghabiskan waktu seharian hanya untuk menatap lumut.